Menghafal Qur'an Itu Mudah
Saya sering merasa malu jika berpergian bersama Ustadz Yusuf Mansur, karena aktivitas beliau yang begitu luar biasa. Sedang saya, he,he mungkin lebih banyak merem. Dalam perjalanan, beliau tetap aktif menulis disemua jejaring komunikasi seperti SMS, BBM, twitter, yang otomatis menjadi bahan tulisan untuk bisa diterbitkan sebagai buku best-seller, Maka, sebanyak apapun kesibukan beliau, nyaris semuanya bernilai manfaat yang luar biasa.
Nah, dalam setiap kesempatan, beliau pun tidak pernah meninggalkan membaca dan menghafal Al-Qur'an. Maka, dimobil beliau menyiapkan mushaf Qur'an. Bukan sekedar pajangan, tapi memang untuk dibaca dan dihafal setiap ada kesempatan, Saya sendiri, sering lupa membawa Qur'an dalam perjalanan.
Dan saya perhatikan, beliau selalu ada waktu untuk membaca Qur'an, baik dipesawat, dikapal feri, dan juga di mobil. Apalagi saat rehat dirumah orang atu masjid., maka lebih banyak waktu beliau untuk membaca dan menghafal l-Qur'an.
Beliau juga tidak mau hanya membaca dan menghafal Qur'an sendiri. Maka, melalui PPPA Daarul Qur'an, dibuatlah program semacam ODOA (One Day One Ayat). ODOA menjadi gerakan nasional saat beliau mencanangkan semua orang bisa menghafal Qur'an.
"Ringan, sehari hanya 1 ayat saja," kata Ustadz Yusuf Mansur sambil memimpin membaca Surat Yasin. "Yasiin, Yaasiin, ayo ikuti," serunya didepan ribuan jamaah dan pemirsa televisi saat itu. "yaasiin...," jamaah mengikutinya. "yaasiin...ulangi." "Yaasiin...,"jamaah menyahut. "Tuh, hafalkan. 1 ayat saja," kata Ustadz.
Ia lalu memberi motivasi. " Besok langsung aja gantiin imam musholla terdekat. Datang kee musholla awal, lalu maju terdepan. Bilang' 'Maaf pak, siapa imam hari ini?' 'Kenapa emang, situ mau jadi imam?' 'He,he, iya Pak.' 'Ya sudah, silakan jadi imam.'
Ustadz Yusuf Mansur melanjutkan, modal imam itu maju ke depan dan berdehem. "Ehm" itu bisa membuat jamaah langsung menyiapkan shaf dan barisan.
"Ehm, ehm,. jamaah sekalian, hari ini izinkan saya yang jadi imam. saya akan membaca Surat Yasin ya. Terima kasih," kata imam. spontan jamaah nggrundel." Waah, bakalan panjang nih sholat kita, imamnya mau baca Yasin, kan 83 ayat tuh," Ustadz menggambarkan reaksi jamaah yang kecut akibat imam sholat akan membaca Surat Yasin.
Nggak tahunya, setelah selesai membaca Al-Fatihah sampai diaminkan jamaah, imam membaca"Yaasiin" lalu Allahu Akbar untuk rukuk.
Spontan jamaah pengajian pada tertawa, Karena bayanganya jamaah akan mendengarkan dan mengikuti bacaan Yaasiin imam yang panjang ee ternyata hanya 1 ayat. Trus Ustadz Yusuf Mansur bilang. "Tenaaang baru hari pertama, ya baru 1 ayat, trus setelah itu seminggu nawarin lagi untuk jadi imam, sehingga saat 1 minggu sudah menghafak 7 ayat, formasinya 4 ayat di rokaat pertama dan 3 rokaat di rokaat kedua." itulah bagian dari kesederhanaan untuk mengamalkanya. sehari 1 ayat saja, maka seminggu 7 ayat, jika istiqomah maka Yain akan selesai dihafal dalam waktu 83 hari,. Jika berlanjut terus maka setahun akan bisa ngafal 360 ayat, Subhanallah.
Metode sederhana dan seharusnya mudah dilakukan oleh siapa saja. Dan ini menjadi metode yang diterapkan oleh ribuan bahkan jutaan jamaah diseluruh indonesia. Ustadz pun memotivasi bukan hanya jamaah di Indonesia akan tetapi juga menyampaikan metode ini disekolah Singapore, Malaysia, Bruni Darussalamdan negara-negara lain yang beliau dakwah disana. Banyak yang bertestimoni saat ustadz melakukan kunjungan di berbagai daerah, mereka kemudian ingin setoran langsung kepada Ustadz Yusuf Manssur, Subhanallah.
PPPADaarul Qur'an pun memfasilisati para jamaah yang mau menghafalkan Al-Qur'an akan tetapi tidak nyantren ke Daarul Qur'an melalui fasilitasQur'an Call. Saat ini sekitar 2000 an santri Qur'an Call yang menjadi menjadi member. Mereka Beelajar dan menghafal dengan operator yang disiapkan untuk bisa melayani 24 jam sehari, 7 hari seminggu.
Database masing-masing peserta lengkap sehingga setiap santri walaupun tidak pernah tatap muka alias belajar jarak jauh ini terkontrol hafalanya. Nanti akan bisa setoran saat ujian melalui pertemuan kopi darat atau tes menggunakan fasilitas web cam.
" Dan sesungguhnya telah kami mudahkan Al-Qur'an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?" (QS Al-Qamar [54] : 17).
Saat ini Indonesia sedang berkembang gerakan menghafal Qur'an dengan lahirnya Rumah-rumah Tahfidz di seantero pelosok tanah air. Bahkan Rumah tahfidz bukan hanya ada di Indonesia akan tetapi sudah berdiri juga Rumah tahfiz Gaza, Rumah Tahfidz Hongkong, Rumah Tahfidz di Capetown Afrika Selatan. Inilah kebahagian Ustadz Yusuf Mansur, ketika beliau punya ide dan bisa diaplikasikan bahkan bisa disebarkan untuk menjdi "virus" dalam menghafal Qur'an.
BELAJAR DARI USTDZ YUSUF MANSUR,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,GORESAN ANWAR SANI
BELAJAR DARI USTDZ YUSUF MANSUR,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,GORESAN ANWAR SANI
Comments
Post a Comment