Posts

Showing posts from October, 2019
Belajar Punya Mimpi  dari Ustadz Yusuf Mansur "PPPA akan jadi Demaknya jakarta" ( Ustadz Yusuf Mansur)        Harian Umum REPUBLIKA edisi Jumat, 26 januari 2007, memuat wawancara Kang Damanhuri, wartawan senior di harian tersebut, dengan Ustadz Yusuf Mansur. Berikut ini kutipan hasil wawancaranya.     Terobosan besar sedang digerakkan Pesantren Tahfidzul Qur'an Daarul Qur'an Wisatahati pimpinan Ustadz Yusuf Mansur, Melalui program Pembibitan Penghafal Alqur'an (PPPA) yang dananya dihimpun dari sedekah umat islam, pesantren yang bermarkas di Kampung Bulak Santi dari Ketapang Tangerang ini, menyiapkan calon hafidz. Diharapkan, setiap tahunya bisa mengaudisi 70 anak yatim dan kaum dhuafa untuk digodok sebagai penghafal Alquran. "Kampung Bulak Santri dan Ketapang akan kita jadikan seperti Demak dan Kudusnya Jakarta. jadi, orang kampung-kampung juga melakukan setoran hafalan Alquran,"tandas Ustadz Yusuf Mansur kepada Damanhuri Zuhri dari Repub...
Quantum Pahala Berdoa   Suatu ketika, Saya bersama Mas Tarmizi dan Ustadz Yusuf Mansur sholat magrib berjamaah di Masjid Baitul Amin, Ketapang, Cipondoh, Tangerang. Turut jadi makmum bersama kami bertiga pas di belakang imam, Bapak Hidayat, tamu dari Banyuwangi, Jawa Timur.     Saat iqomah dikumandangkan, sebelum t akbiratul ikhram, Ustadz Yusuf Mansur berbisik ke Saya, "San, doain agar Allah terima sholatnya seluruh muslimin muslimat dari yang terdahulu sampai akhir zaman."     subhanallah, Nasehat itu sederhana, akan tetapi punya makna yang luar biasa. Di saat semua orang sibuk berdoa agar Allah menerima sholat kita sendiri, Ustaadz Yusuf Mansur justru menganjurkan agar kita mendoakan banyak orang. Bukan hanya kita-kita yang masih hidup saat ini, bahkan juga bukan hanya muslimin muslimat yang hidup sekarang saja, tapi doa itu ditujukan kepada seluruh muslimin muslimat dari yang terdahulu, sekarang, dan yang akan datang hingga akhir zaman. Artinya, ...
                                                                                                                    JUAL MOBIL                                                                                             UNTUK BAYAR TUKANG Saat itu, anatara tahun 2007-2008, kondisi keuangan PPPA Daarul Qur’an lagi k...
Sejarah Singkat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) merupakan pengembangan dari Institut Keguruan dan llmu Pendidikan (IKIP) Muhammadiyah Yogyakarta. Institut Keguruan dan llmu Pendidikan Muhammadiyah Yogyakarta sebagai lembaga pendidikan tinggi merupakan pengembangan FKIP Muhammadiyah Cabang Jakarta di Yogyakarta yang didirikan pada tanggal 18 November 1960. FKIP Muhammadiyah merupakan kelanjutan kursus BI Muhammadiyah di Yogyakarta yang didirikan tahun 1957. Pada waktu itu kursus BI memiliki jurusan Ilmu Mendidik, Civic Hukum dan Ekonomi. Pada tanggal 19 Desember 1994 dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 102/D/0/1994 ditetapkan bahwa IKIP Muhammadiyah Yogyakarta beralih fungsi menjadi Universitas Ahmad Dahlan.  1. Berawal dari FKIP Muhammadiyah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Muhammadiyah jurusan Ilmu Mendidik yang mahasiswanya sebagian terdiri atas guru tidak ada masalah dengan raw input dan terus mengalami perkemba...
Ustadz Yusuf Mansur membesut kami untuk berfikir besar. Big thinking! jika kita berfikir besar maka hasilnya kita akan besar, tapi jika kita berfikir kecil berfikir kecil maka hasilnya pun akan kecil. Nah berfikir kecil sama berfikir besar, sama-sama butuh waktu, butuh doa, butuh ikhtiar, kenapa masih berfikir kecil..? Harusnya kita berfikir besar. karena ada Allah yang Maha Besar, ada Allah yang Maha Kaya, ada Allah yang malu jika doa hamba Nya tidak dikabulkan. "Bedoalah kepadaku, niscaya akan aku kabulkan"-adalah sebuah janji yang mutlak tidak mungkin diingkari oleh Allah SWT. karena sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji (QS. Ra'd: 31). sumber dari: BELAJAR DARI USTADZ YUSUF MANSUR. Makanya dari itu setelah membaca buku belajar dari Ustadz Yusuf Mansur, saya yakin atas mimpi saya dan keinginan saya dan cita-cita saya insyaallah akan terwujud, hidup kita harus selalu optimis, selalu berfikir besar maka hasilnya akan besar. disini saya sadar kekurangan s...
Waktu muda yang nakal dengan kesuksesan apakah ada korelasinya? November 17, 2013 Rian Iman Hartanzah    Tag: rian iman hartanzah Pernah gak saat ketemuan dengan teman lama tiba-tiba salah satu kawan berkata seperti ini ” Gila gak nyangka yah si A bisa sukses seperti ini, padahal dulunya bandel banget tuh anak”. Sering  kali terdengar saat kita berjumpa dengan kawan lama ! Pernah gak melihat fakta dari beberapa teman kita yang sukses banget, dulu nya waktu sekolah seperti apa mereka? meng observasi sifat dan prilaku mereka seperti apa. Kawan- kawan saya yang sukses mayoritas dulunya nakal, bandel dan keras kepala Lho kok gitu ya? kok bisa ya? ada apa ya dengan yang sekolahnya pintar,  dan tingkah laku nya baik?. Bukan yang sekolah nya pintar itu salah karena tidak sukses, bukan yang sikap nya baik itu salah karena tidak sukses, tapi kok kenapa dia si nakal malah sukses?. Setelah baca tulisan saya ini mohon jangan salah mengerti ya, bukan...
          Preman" Hafal Quran    Oleh karena itu, Muaz sangat bersungguh-sungguh untuk menambah hafalan. Hingga dalam jangka waktu satu bulan, Muaz berhasil menamatkan hafalannya hingga 30 juz.  Alhamdulillah, kali ini ana ingin mengisahkan kehidupan seseorang, yang insyaallah kita bisa mengambil banyak pelajaran dari kisahnya. Kisah singkat ini adalah kisah nyata tentang seorang sahabat ana, sahabat qarib, ana juga sering bertukar pikiran dengannya. Darinya ana mendapat banyak motivasi, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dari, kehidupannya, dia telah membuktikan bahwa kunci tercapainya sebuah tujuan, adalah tekad yang kuat,  qowiyyul 'azm . Selanjutnya diserahkan kepada Allah subhanahu wa ta'ala.    Namanya Muaz Abdul Hafizh (nama samaran). Ia terlahir dari sebuah keluarga tarbiyah, dari kecil ia selalu ditanamkan nilai-nilai aqidah, dan semuanya sangat berpengaruh terhadap pemahamannya tentang islam sejak kecil. I...
Edisi Pertama Mendaki Gunung         Saya pertama kali mendaki di gunung sindoro,saya di ajak oleh abang saudara saya yang bernama Ariful Amri, semua perlengkapan mendaki gunung abang saudara yang mencari dari perlengkapan tas, sepatu, slifing back, air minum dll, saya Cuma menyediakan baju, celana, piring, sendok, kaos kaki 2 pasang, kompor gas yang kecil, uang iuran sebesar 50 ribu rupiah.             Kita ketahui gunung sindoro biasa disebut Sindara , atau juga Sundoro (Ketinggian puncak 3.153 mdpl) merupakan sebuah gunung volkano aktif yang terletak di Jawa Tengah , Indonesia , dengan Temanggung sebagai kota terdekat. Gunung Sindoro terletak berdampingan dengan Gunung Sumbing .Gunung sindara dapat terlihat jelas dari puncak sikunir dieng . Kawah yang disertai jurang dapat ditemukan di sisi barat laut ke selatan gunung, dan yang terbesar disebut Kembang . Sebuah kubah lava kecil ...
KETIKA KAMU INGIN MENYERAH Belum ada apa-apa amal kita ini dibandingkan dengan Imam An Nawawi, Imam An Nawawi Tidurnya Kapan, ketika dia menulis lalu mengantuk tertidur dia dengan menempelkan kening keatas buku, ketika terbangun dia lanjutkan lagi tulisan, 2 tahun lama dia tidak menempelkan kulit belakangnya keatas kasur yang lembut lalu kau katakan UAS itu lelah ceramah kemari dia tidur saja, di mobil tidur, di pesawat tidur,di hotel tidur, belum ada apa-apanya, bahkan sedang sholat pun tidur, tidak apa-apanya kita ini belum ada apa-apa dibandingkan dengan Ahmad Al Maraghi  yang menulis tafsir Al Maraghi10 tahun dia selesai ia selesaikan tafsir itu apa kata dia: aku sehari tidur hanya 4 jam karena aku perlu menulis Tafsir Al Maraghi, aku mesti memperhatikan anak istriku, aku juga harus menulis dan berceramah mengajar di kampus, 4 jam aku tidur dalam sehari, 10 tahun aku selesaikan Tafsir AL Maraghi belum ada apa-apa kita, oleh sebab itu dibandingkanlah dengan para ulama, denga...
Menghafal Qur'an Itu Mudah      Saya sering merasa malu jika berpergian bersama Ustadz Yusuf Mansur, karena aktivitas beliau yang begitu luar biasa. Sedang saya, he,he mungkin lebih banyak merem. Dalam perjalanan, beliau tetap aktif menulis disemua jejaring komunikasi seperti SMS, BBM, twitter, yang otomatis menjadi bahan tulisan untuk bisa diterbitkan sebagai buku best-seller, Maka, sebanyak apapun kesibukan beliau, nyaris semuanya bernilai manfaat yang luar biasa.     Nah, dalam setiap kesempatan, beliau pun tidak pernah meninggalkan membaca dan menghafal Al-Qur'an. Maka, dimobil beliau menyiapkan mushaf Qur'an. Bukan sekedar pajangan, tapi memang untuk dibaca dan dihafal setiap ada kesempatan, Saya sendiri, sering lupa membawa Qur'an dalam perjalanan.     Dan saya perhatikan, beliau selalu ada waktu untuk membaca Qur'an, baik dipesawat, dikapal feri, dan juga di mobil. Apalagi saat rehat dirumah orang atu masjid., maka lebih banyak wak...
FOSDA MASJID AL-HIDAYAH Fosda (Forum Studi dan Dakwah)Al-Hidayah Tahunan adalah kumpulan Mahasiswa/Mahasiswi dari berbagai Kampus/Universits yang tinggal/ngekos/mondok disekitar daerah Tahunan dan sekitarnya. Organisasi ini terbentuk di Masjid Al-Hidayah, terbentuknya Fosda atas dasar ukhuwah Islamiyah,Insaniyah dan Wathaniyah serta kepedulian mahasiswa tentang pentingnya belajar ilmu Agama, berdakwah dan bersosial dalam misi menjalankan amar ma'ruf nahi munkar dibumi Allah SWT. Dalam perjalanya organisasi tersebut mengalami perkembangan yang cukup baik, didirikan tahun 2017 oleh Ustadz Hirjan dengan beranggota 3 orang dan Alhamdulillah seiringnya berjalanya waktu, bulan September Tahun 2018 dibuatkan struktur pengurusan untuk satu periode dan merupakan Periode 1 dengan beranggotakan 17 Orang lebih khusus Putra, dan beberapa bulan kemudian sayap-sayap dakwah semakin Luas, jaringan dan relasi silaturrahim semakin jauh, akhirnya diputuskan untuk membentuk FOSDA khusus Putri dan A...