Quantum Pahala Berdoa
Suatu ketika, Saya bersama Mas Tarmizi dan Ustadz Yusuf Mansur sholat magrib berjamaah di Masjid Baitul Amin, Ketapang, Cipondoh, Tangerang. Turut jadi makmum bersama kami bertiga pas di belakang imam, Bapak Hidayat, tamu dari Banyuwangi, Jawa Timur.
Saat iqomah dikumandangkan, sebelum takbiratul ikhram, Ustadz Yusuf Mansur berbisik ke Saya, "San, doain agar Allah terima sholatnya seluruh muslimin muslimat dari yang terdahulu sampai akhir zaman."
subhanallah, Nasehat itu sederhana, akan tetapi punya makna yang luar biasa. Di saat semua orang sibuk berdoa agar Allah menerima sholat kita sendiri, Ustaadz Yusuf Mansur justru menganjurkan agar kita mendoakan banyak orang. Bukan hanya kita-kita yang masih hidup saat ini, bahkan juga bukan hanya muslimin muslimat yang hidup sekarang saja, tapi doa itu ditujukan kepada seluruh muslimin muslimat dari yang terdahulu, sekarang, dan yang akan datang hingga akhir zaman. Artinya, doa itu dipersembahkan untuk miliaran orang.
sebagai orang pesantren, Ustadz Yusuf Mansur paham benar keutamaan mendoakan orang lain, baik yang hadir maupun yang ghaib. Abu Darda' meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW berpesan," Tidaklah seorang muslim berdoa untuk saudaranya yang tidak di hadapanya, maka malaikat yang ditugaskan kepadanya berkata: 'Amin, dan bagimu seperti yang kau doakan."(Shahih Muslim, kitab Doa wa Dzikir bab Fadli Doa fi Dahril Ghalib).
Menurut Imam Nawawi, Hadist diatas mencakup do'a secara pribadi maupun berjamaah. Sebab itu, sebagian ulama berdoa untuk diri sendiri dan saudaranya (Syarh Shahih Muslim Karya Imam An-Nawawi 17/49).
Menurut Syaikh Al-Mubarak Furi, do'a seorang muslim dari tempat yang jauh dan tanpa diketahuioleh saudara yang didoa'kan, lebih potensial dikabulkan. sebab, do'a seperti itu berbobot dan ikhlas (Mir'atul Mafatih 7/349-350).
Mendoakan sebanyak-banyak orang, merupakan bentuk amal dengan quantum pahala. Karena untuk setiap orang yang kita doakan, malaikat pun mengaminkan doakan itu ke atas kita sendiri, Jadi, kalau kita mendoakan semiliar saudara seiman, maka semiliar pula kita didoakan malaikat.
Itulah kecerdasan spiritual. Disaat ada peluang bisa menambah banyak pahala dengan cara sederhana, yaitu mendoakan saudara sesama muslim, kenapa nggak lakukan?.
Ustadz Yusuf Mansur sering mengajak berbuat baik yang berpeluang mendapatkan quantum pahala melalui dakwah-dakwah beliau. Bagi sebagian orang mungkin nggak terfikir untuk bisa melakukan hal itu, akan tetapi kesempatan tersebut tersaji buat siapa saja.
Ustadz Yusuf Mansur pun sering mendoakankita-kita dalam setiap sujudnya. Maka, sering sekali jika sholat berjamaah dengan beliau sujud terakhirnya agak lumayan lama, karena beliau sedang mendoakan keluarga dan sahabat-sahabatnya serta seluruh muslimin muslimat dari dulu hingga akhir zaman.
Do'a pada waktu sujud secara umum (bukan hanya sujud terakhir) memang dianjurkan berdasarkan hadist Rasulullah SAW: "Saat paling dekat antara seorang hamba dengan Rabb-nyaadalah ketika ia sujud, maka perbanyaklah do'a ketika itu."
Tentang do'a Ustadz Yusuf Mansur juga sering mendoakan dan meminta didoakan orang-orang yang sakit. Kebiasaan ini mengacu kepada hadist Nabi SAW: "Lima orang yang doanya dikabulkan dengan cepat: orang yang dizalimi sampai ia mendapatkan kemenangan atau pertolongan, orang yang melaksanakan haji hingga ia pulang, orang yang berperang sampai ia kembali kekampung halamanya, orang yang sakit hingga sembuh, dan seseorang yang mendoakan saudaranya di kejauhan" (HRBaihaqi).
Saat anak beliau dirawat di rumah sakit, sebelum beliau sampai ke kamar putranya untuk membesuk, beliau sempatkan mampir keruang-ruang pasien lain sembari mendoakan dan meminta doa pasien yang sedang sakit. Ini juga bagian dari ikhtiar jika mendoakan orang lain maka doa dan kebaikan itu akan kembali kepada yang mendoakan. Jika beliau banyak mendoakan anaknya orang lain maka insya Allah anak beliau juga akan segera disembuhkan oleh Allah.
Yuk doakan orang lain, seperti yang Ustadz Yusuf Mansur ajarkan kepada kami-kami. Bahkan kita pun bisa mendoakan seluruh penghuni langitdan bumi. Bagaimana doanya? "Untuk seluruh penduduk langit dan bumi, Al-Faatihah...."
BELAJAR DARI USTADZ YUSUF MANSUR GORESAN ANWAR SANI
Comments
Post a Comment