HUMBLE
  • Humble itu sederhana, baik sederhana dalam berpikir, bersikap, maupun berprilaku. Seseorang yang sederhana tak berlebihan dalam menyikapi satu hal yang bahkan membuatnya sangat kecewa. Sikap yang berlebihan justru akan menyusahkan diri sendiri, karena pemikiran menjadi terkotak, kerdil, dan tidak bebas. Berbeda dengan semua hal yang dilakukan dengan sederhana, justru akan membuat nyaman dan menuju kepada kebahagiaan.
  • Rendah hati, perlu kita bedakan antara rendah hati dan rendah diri. Rendah hati erat kaitanya dengan kemampuan untuk menempatkan diri pada porsi yang benar, mendudukkan orang lain setara dengan kita, dan bisa memahami setiap permasalahan dengan sepatutnya. Berbeda dengan rendah diri yang merupakan manifestasi dari ketidakpercayaan diri, merasa lebih rendah dibandingkan orang lain, merasa tidak bisa berbuat apa-apa, dan merasa telah gagal. Yang perlu diperlihara adalah kerendahan hati untuk tetap bisa bersikap wajar dan baik saat telah mencapai kesuksesan.
  • Haus ilmu, Humble itu merasa tidak mengetahui apa-apa, merasa banyak hal yang belum diketahui sehingga haus akan ilmu. Maka orang yang humble tidak segan untuk terus Belajar, Membaca, dan Mengikuti perkembangan pengetahuan terbaru agar selalu dapat mengambil manfaat dari semua itu.
  • Tak segan bertanya, Humble itu tak segan untuk bertanya kepada orang yang lebih mengerti, kepada orang yang lebih berpengalaman, dan kepada mereka yang lebih tahu tentang satu hal dibandingkan dengan diri kita. Menjadi sukses tak harus menguasai segala ilmu pengetahuan sehingga merasa diri paling pandai, paling berada, dan paling segalanya. Menjadi sukses masih tetap membutuhkan orang lain disekeliling yang akan membantu upaya untuk mengembangkan kesuksesan kita.
  • Tak letih menyapa, Humble itu ramah, tak letih untuk menyapa siapapun yang dikenal saat bertemu baik didunia nyata maupun didunia maya. Saat orang lain menyapa kita, tak segan untuk membalasnya dengan baik, tak merasa terganggu, dan bisa memahami kebutuhan mereka. Karena sebenarnya kita sendiri juga memilikki kebutuhan untuk tetap menjalin hubungan baik dengan orang lain.
  • Tak pelit unuk memuji orang lain, Humble itu tak pernah merasa paling wah diantara orang lain, merasa masih tetap manusia yang sama-sama berdiri diatas Bumi-Nya, masih tetap sama butuh makan, minum, dan juga bernafas. Humble itu mau menunjukkan kekaguman apabila ada orang lain yang bisa berprestasi, yang bisa sukses, mau memuji tanpa ada kesan iri hati sehingga tetap membawa wibawa dan kesempatan untuk berbuat lebih baik bagi diri kita sendiri.

SUMBER: Buku 10 Mental Sehat Pemimpin Tangguh (Afin Murtie & Team).

Comments

Popular posts from this blog